PT Asterra Energy Envirotama bersama PT Konsulta Semen Gresik menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan fasilitas pirolisis pengolahan sampah plastik di Yogyakarta. Proyek ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah modern sekaligus mendukung pengembangan energi alternatif berkelanjutan di Indonesia.
Plant pirolisis yang dibangun di kawasan Balecatur, Gamping, Sleman tersebut dirancang memiliki kapasitas pengolahan hingga 5 ton sampah plastik per hari (5TPD). Melalui teknologi pirolisis tanpa oksigen, sampah plastik residu yang selama ini sulit didaur ulang dapat diubah menjadi bahan bakar cair bernilai ekonomi tinggi.
Dalam proyek ini, PT Konsulta Semen Gresik berperan sebagai mitra strategis sekaligus off-taker resmi produk bahan bakar hasil pirolisis yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan industri. Kolaborasi tersebut memperkuat ekosistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir agar mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan.
Teknologi pirolisis yang diterapkan oleh Asterra memungkinkan limbah plastik diolah menjadi bahan bakar cair, gas, dan residu karbon dengan proses yang lebih ramah lingkungan dibanding metode pembakaran konvensional. Selain mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA, sistem ini juga membuka peluang pemanfaatan energi alternatif berbasis limbah.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan darurat sampah di Yogyakarta sekaligus menjadi model pengelolaan sampah modern berbasis teknologi di Indonesia. Setelah tahap awal kapasitas 5TPD berjalan optimal, proyek ini juga diproyeksikan berkembang hingga kapasitas yang lebih besar pada tahap berikutnya.

Gambar 1. Direktur PT Konsulta Semen Gresik (berbaju batik hitam) menandatangani MOU bersama direktur PT Asterra Energy (berbaju putih).